Dengan tereksekusinya terpidana mati bom Bali 1, muslimin Indonesia geger dengan istilah syahid atas kematian mereka. Sebagian muslimin menganggap mereka adalah pejuang Islam, melawan Amerika, zionis, orang2 kafir, dan berbagai alasan lain. Dan sebagian muslimin menganggap mereka hanya manusia biasa yang banyak salah dan dosa.
Memang, tidak ada yang melarang penggunaan lafadh Islam dalam hal apa pun. Karena Islam adalah milik semua pemeluknya. Setiap dari mereka berhak untuk mengatakan argumen, alasan, pendapat, alibi, dengan menggunakan lafadh Islam.
Lepas dari apakah kematian mereka syahid atau bukan, saya hanya bisa berdoa 'semoga taubat mereka diampuni Tuhan kita, sang Penguasa alam semesta.' Mengapa? Karena sebagian korban dari bom Bali adalah saudara2 kita, saudara muslim, saudara seagama dengan kita. Meski kematian saudara muslim kita itu tidak dikehendaki oleh mereka yang telah tereksekusi.
Dari dahulu Islam adalah agama yang cinta damai, dilarang mengubur hidup anak2, dilarang membunuh umat manusia. Islam bukan Adolf Hitler, Islam bukan Mussolini, Islam adalah Muhammad saw. Maka, masihkah kita mengaku umatnya?
قل هل ننبئكم بالاخسرين اعمالا * الذين ضل سعيهم فى الحيوة الدنيا وهم يحسبون انهم يحسنون صنعا