Setia itu masih ada dan akan tetap ada. Ia ada buat seorang yang setia, buat jiwa yang tidak mau mendua, dan ia ada bagi mereka yang rindu bertemu denganNya. Bukan setia macam suami kepada isteri yang mereka masih bisa 'selingkuh'. Bukan setia macam pemuda yang dia bisa mendua dengan gadis di sana. Ini adalah cinta setia...
Setia begitu agung hingga bagi siapa pemiliknya maka hanya kemuliaan yang patut disandangnya. Lalu pada siapa kita setia? Kita setia pada sang Pemilik jiwa & raga.
ماعندكم ينفد وماعندالله باق
Yuk, mari....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar